Lanting: Kuliner Tradisional Khas Banyumas

Lanting Banyumas

Lanting - Camilan renyah khas Banyumas

Penjelasan

Lanting, yang juga sering disebut Klanting, adalah makanan tradisional khas Banyumas yang terbuat dari singkong yang diolah menjadi camilan renyah dan gurih. Camilan ini berbentuk bulat seperti cincin atau angka 8, dengan tekstur renyah di luar dan sedikit kenyal di dalam. Lanting dibuat dari bahan dasar singkong pilihan yang diparut atau dihaluskan, dicampur dengan bumbu, dibentuk, dikeringkan, dan kemudian digoreng hingga berwarna kuning kecokelatan.

Cita rasa Lanting Banyumas sangat khas, dengan dominasi rasa gurih dari singkong yang dipadu dengan bumbu-bumbu tradisional. Teksturnya yang renyah dan tidak mudah melempem menjadikan Lanting digemari sebagai camilan sehari-hari maupun oleh-oleh khas Banyumas. Dalam perkembangannya, Lanting kini hadir dalam berbagai varian rasa, mulai dari original, pedas, keju, hingga jagung manis yang semakin memperkaya pilihan bagi penikmatnya.

Di Banyumas, Lanting telah menjadi bagian dari identitas kuliner lokal dan sering dijadikan sebagai buah tangan. Camilan tradisional ini bisa dengan mudah ditemukan di pasar tradisional, toko oleh-oleh, bahkan warung-warung kecil di berbagai sudut kota. Harganya sangat terjangkau, berkisar antara Rp 10.000 hingga Rp 25.000 per kemasan, menjadikannya oleh-oleh yang ekonomis namun tetap memiliki cita rasa autentik Banyumas.

Sejarah

Sejarah Lanting memiliki beberapa versi cerita yang berbeda. Salah satu versi menyebutkan bahwa asal mula Lanting bermula dari Kecamatan Kuwarasan di Kebumen, yang berbatasan dengan Banyumas. Sebanyak 111 desa di kecamatan ini memiliki industri Lanting kecil, yang kemudian menyebar ke wilayah Banyumas dan sekitarnya. Sebagai makanan tradisional, Lanting telah menjadi bagian dari budaya kuliner masyarakat Jawa Tengah selama beberapa generasi.

Ada cerita menarik tentang asal nama "Lanting". Konon, nama ini berasal dari masa kolonial Belanda, ketika ada orang asing yang terkagum-kagum dengan kepandaian orang-orang di wilayah tersebut dalam membuat makanan dari singkong. Mereka menyebut wilayah ini sebagai "Land Think" (tanah pemikir), yang kemudian dalam pelafalan lokal berubah menjadi "Lanting". Meski sulit diverifikasi, cerita ini telah menjadi bagian dari folklor lanting yang diturunkan dari generasi ke generasi.

Lanting awalnya dibuat sebagai upaya untuk memanfaatkan singkong yang melimpah di daerah Banyumas dan sekitarnya. Kemampuan singkong untuk tumbuh di berbagai kondisi tanah menjadikannya bahan pangan yang mudah didapat. Melalui proses pengolahan yang kreatif, singkong yang relatif hambar diubah menjadi camilan gurih yang tahan lama. Proses pembuatan yang membutuhkan kesabaran dan ketelatenan menjadikan Lanting lebih dari sekadar makanan, tetapi juga sebagai wujud kearifan lokal dalam mengolah sumber daya alam yang tersedia.

Bahan dan Cara Pembuatan

Bahan Utama
  • 1 kg singkong segar, pilih yang tidak terlalu tua
  • 1 sendok teh garam
  • Air secukupnya untuk merebus
  • Minyak goreng secukupnya
Bumbu
  • 3-4 siung bawang putih, haluskan
  • 1 sendok teh ketumbar bubuk
  • 1/2 sendok teh merica bubuk (opsional)
  • 1/2 sendok teh kaldu bubuk (opsional)
Cara Membuat
  1. Kupas singkong, cuci bersih, dan potong-potong. Rendam dalam air bersih selama sekitar 1 jam untuk mengurangi kandungan HCN.
  2. Rebus atau kukus singkong hingga empuk tetapi jangan terlalu lunak. Angkat dan tiriskan, kemudian buang serat kayu yang ada di tengah singkong.
  3. Selagi masih hangat, tumbuk atau haluskan singkong hingga menjadi adonan yang lembut dan kalis.
  4. Campurkan bumbu-bumbu yang telah dihaluskan ke dalam adonan singkong. Aduk hingga rata.
  5. Ambil sedikit adonan, bentuk menjadi bulatan kecil kemudian pilin menjadi bentuk tali. Satukan kedua ujungnya hingga membentuk cincin atau bentuk angka 8 sesuai selera.
  6. Jemur Lanting di bawah sinar matahari langsung selama 1-2 hari hingga benar-benar kering. Proses penjemuran sangat penting untuk mendapatkan tekstur yang renyah.
  7. Setelah kering, goreng Lanting dalam minyak panas dengan api sedang hingga berwarna kuning kecoklatan. Aduk secara perlahan agar matang merata.
  8. Angkat, tiriskan hingga dingin, dan Lanting siap disajikan atau diberi bumbu tambahan sesuai selera.
Tip:

Kunci utama dalam membuat Lanting yang renyah adalah proses pengeringan yang sempurna sebelum digoreng. Pastikan Lanting benar-benar kering untuk mendapatkan hasil yang optimal. Untuk varian rasa, Anda bisa menambahkan bumbu tabur seperti bumbu balado, bubuk keju, atau gula untuk rasa manis setelah Lanting digoreng dan masih dalam keadaan hangat.

Variasi

Meskipun Lanting tradisional Banyumas memiliki cita rasa gurih original, seiring perkembangan zaman, terdapat beberapa variasi yang bisa ditemui:

Lanting Original

Versi tradisional dengan cita rasa gurih dan renyah dari perpaduan singkong dan bumbu sederhana seperti bawang putih dan ketumbar.

Lanting Pedas

Ditambahkan cabai bubuk atau bumbu balado yang memberikan sensasi pedas, sangat cocok bagi pecinta makanan pedas.

Lanting Keju

Diberi taburan bubuk keju yang memberikan cita rasa gurih dan creamy, menjadi favorit anak-anak dan kaum milenial.

Lanting Jagung Manis

Varian dengan rasa jagung manis yang memberi sentuhan manis pada lanting, menciptakan perpaduan manis dan gurih yang unik.

Lanting Getuk

Variasi yang sedikit berbeda dalam proses pembuatan, mirip dengan getuk (makanan dari singkong yang ditumbuk) namun dikeringkan dan digoreng seperti lanting.

Selain varian rasa, Lanting juga memiliki beragam bentuk. Di Banyumas, Lanting sering berbentuk cincin, sementara di Kebumen lebih dikenal dengan bentuk angka 8. Beberapa produsen juga membuat Lanting dalam bentuk yang lebih kecil atau dengan ketebalan yang berbeda-beda. Variasi bentuk dan ketebalan ini mempengaruhi tekstur dan pengalaman mencicipi Lanting, dengan versi yang lebih tipis cenderung lebih renyah sementara yang lebih tebal memiliki tekstur yang sedikit kenyal di bagian dalam.

Tips Menikmati

Dengan Minuman Hangat

Lanting paling nikmat dinikmati sebagai camilan dengan secangkir teh atau kopi hangat. Kombinasi antara gurihnya Lanting dengan minuman hangat menciptakan harmoni rasa yang sempurna.

Pendamping Makanan Berkuah

Selain sebagai camilan, Lanting juga bisa disajikan sebagai pendamping menu berkuah seperti soto atau bakso. Teksturnya yang renyah memberikan dimensi tambahan pada sajian berkuah.

Menjaga Kerenyahan

Untuk menjaga kerenyahan Lanting, simpan dalam wadah kedap udara segera setelah kemasan dibuka. Jika Lanting mulai melempem, panaskan sebentar dalam oven atau wajan tanpa minyak untuk mengembalikan kerenyahannya.

Memilih Lanting Berkualitas

Saat membeli Lanting sebagai oleh-oleh, pilihlah yang dikemas dengan baik dan kedap udara. Lanting berkualitas baik memiliki warna keemasan merata, tekstur renyah, dan tidak berminyak.

Eksplorasi Varian

Jelajahi berbagai varian rasa Lanting untuk menemukan favorit Anda. Beberapa tempat terkenal untuk membeli Lanting berkualitas di Banyumas antara lain pasar tradisional di Purwokerto dan toko oleh-oleh sepanjang jalan utama menuju Sokaraja.